Tesla coil temuan Nikola Tesla

Back again in this blog guys! Kali ini bakalan dibahas mengenai tesla coil nih. Bagi yang berkecimpung di dunia kelistrikan pasti sudah familiar banget dengan tesla coil. Bagi yang belum tahu tenang saja, bakal dijelaskan kok disini 😀

Apa itu tesla coil?

Pernah melihat transformator? Yup, komponen listrik yang terdiri atas dua buah kumparan dengan inti terbuat dari campuran besi yang sederhananya digunakan sebagai penghubung rangkaian dengan level tegangan yang berbeda. Eh, belum pernah lihat juga ? Penampakannya bisa dilihat di bawah ini.

Simbol transformator dan penampakannya

Sejatinya tesla coil mirip dengan trasnformator biasa. Tesla coil sendiri diartikan sebagai air core resonant transformer (transformator dengan sistem resonansi dengan menggunakan udara sebagai intinya). Beda potensial yang dihasilkan tesla coil juga dipengruhi oleh sistem resonansi, berbeda dengan transformator biasa yang dipengaruhi dari jumlah lilitan primer dan sekunder saja. Sudah banyak yang mencoba membuat Tesla coil ini, dari sumber baterai remote TV kalian hingga sumber dari colokan rumah. Penampakannya seperti ini gaes.

Petir dalam ruangan, kece abis kan?

Nah, kali ini kita tidak akan membahas mengenai cara membuat tesla coil karena sudah banyak yang membuatnya (cari aja di google), tetapi tentang pertanyaan di bawah ini.

Bagaimana awal tesla coil diciptakan ?

Jadi, akhir abad ke-19 merupakan masa yang sangat penting bagi perkembangan kelistrikan di dunia. Generator, motor listrik, jaringan distribusi listrik, serta hal-hal lainnya yang berkaitan dengan listrik dicetuskan pada masa ini, termasuk juga Tesla Coil yang dirancang oleh Nikola Tesla pada tahun 1891. Namun tahukah teman-teman kalau tesla coil ini sebenarnya merupakan studi lanjutan Nikola Tesla atas penelitianHeinrich Hertz tentang radiasi gelombang elektromagnetik tiga tahun sebelumnya? Bagi yang belum pernah mendengar nama ini, beliau merupakan ilmuan yang telah membuktikan teori Maxwell mengenai elektromagnetik, dan beliau menggunakan rangkaian seperti gambar di bawah untuk menghasilkan gelombang elektromagnetik yang nantinya diterima oleh receiver.

Percobaan Hertz 1887, seems familiar?

Nikola Tesla memodifikasi percobaan Hertz ini dengan mengganti sumber tegangan DC menjadi sumber tegangan AC tegangan tinggi (saat itu alternator telah ditemukan). Tesla memodifikasi inti kumparan menjadi udara karena pada frekuensi yang tinggi inti besi pada kumparan menjadi overheat dan dapat melelehkan insulasi pada kedua kumparan (primer dan sekunder). Dan dari modifikasi antara spark gap (celah kecil pada rangkaian tesla coil) dan kumparan, Nikola Tesla dapat menghasilkan tegangan dengan frekuensi tinggi.

yeah, science bitch!

Oh ya, apakah teman-teman tahu apa yang dipikirkan oleh Tesla setelah percobaan ini berhasil? Beliau berandai-andai jika transmisi listrik masa depan tidak perlu lagi boros kabel (nirkabel, yang saat ini sudah dinikmati pada bidang telekomunikasi). Maka dari hasil pemikirannya itu dibuat Wardenclyffe Tower pada tahun 1901. Sayang mimpi Tesla belum bisa terwujud kala itu karena proyek ini terhenti pada 1905 akibat kekurangan dana (pada kala itu J.P. Morgan -milyuner yang menyokong proyek-proyek Thomas Alva Edison- menolak memberikan bantuan finansial untuk proyek ini).

Oh ya, dari ptoyek Tesla Coil ini, Tesla diduga sudah banyak membuat terobosan-terobosan. Kalau teman-teman pernah mendengar tentang Tesla Death Ray, alat itu diduga berawal dari proyek ini. Ada dugaan juga proyek rahasia HAARP  (High Frequency Active Auroral Research Program) juga menggunakan prinsip dari prototipe yang dikerjakan Tesla berkaitan dengan Tesla Coil (iya, Tesla punya beberapa proyek misterius, semoga lain waktu bisa dibahas di blog ini).

Well, sekian dulu nih tentang Tesla Coil. Doakan proyek tesla coil saya berhasil yaa. Sebagai ending blog kali ini, silakan dinikmati video di bawah ini. Oh iya, jika masih ada pertanyaan terkait Tesla coil langsung tulis di komen yaa

Referensi

AdvertisementsCategories: UncategorizedLeave a Comme

Kalo ada kritik dan saran silahkan komen 😉

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai